Komisi III: KPK Bukan Kumpulan Para Malaikat

Pernyataan-pernyataan sinis terhadap KPK bergulir di rapat kerja DPR bersama Kejaksaan Agung, Polri, dan KPK. KPK berkali-kali disebut sebagai institusi bukan malaikat, termasuk oleh Ketua Komisi III Benny Kabur Harman.

“Jelaslah KPK bukan sarang malaikat, ada juga penyamunnya,” ujar Benny dalam sidang di ruang Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2009).

Sebelumnya, anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat Edi Ramli Sitanggang juga menyatakan hal serupa. Edi menyatakan ini semua berawal dari perbuatan oknum KPK bernama Antasari Azhar yang pada akhirnya meninggalkan bom waktu.

“Makanya saya bilang KPK bukan malaikat. Secara institusi, tidak ada makelar kasus (markus) di sana. 100 Biri-biri bisa dijaga, tapi manusia tidak bisa,” katanya.

Anggota Komisi III juga menyerukan agar para penegak hukum di tiga institusi dapat berkoordinasi dan mengenyampikan ego. “Jadi
kalau tujuan untuk persoalan bangsa, nggak perlu ego ditunjukkan,” kata Edi.

Source : detik.com

Iklan
Published in: on November 18, 2009 at 12:52 pm  Comments (1)  
Tags: , , , , , , ,

Ada Skenario Dibalik Kasus Antasari

AntasariAda kesamaan indikasi rekayasa antara kasus Antasari Azhar dan kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah. Rekayasa itu jelas terlihat pada beberapa tuduhan yang terkesan terlalu dipaksakan.

“Ada kesamaan dan keserupaan (antara kasus Antasari dan Bibit-Chandra). Kita bisa melihat dari apa yang dituduhkan, pemaksaan skenario terlalu dipaksakan,” ujar kuasa hukum Bibit dan Chandra, Ahmad Rivai, pada detikcom, Rabu (11/11/2009).

Rivai menilai kesaksian terdakwa pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen Wiliardi Wizar yang menyebut ada rekayasa di balik penahanan Antasari bukanlah sebuah hal main-main. “Apa yang disampaikan kemarin di persidangan itu kesaksian,” ucap Rivai.

Rivai menambahkan, adanya skenario mengkriminalisasi pimpinan KPK tersebut sudah melawan melawan hati nurani rakyat. Harus segera diambil keputusan di tubuh Polri agar jangan sampai ulah para oknum menghancurkan instansi Polri dan Kejagung.

“Jangan sampai ada penilaian buruk,” katanya.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2009) kemarin, Williardi menyatakan polisi mengkondisikan penahanan Antasari. Menurut Wiliardi, Kapolri terlibat dalam kasus itu. ”Oleh karena yang ngomong bintang dua, ya Kapolri-lah. Pimpinan saya, ya Kapolri-lah,” kata mantan Kapolres Jakarta Selatan itu.

Wiliardi juga menyeret nama Irjen Pol Hadiatmoko dan Brigjen Pol Irawan Dahlan. Kedua orang itu menurut Wiliardi telah menekannya dalam proses pemeriksaan.

Source : detik.com

Bener-bener nih polri, mau bubarin KPK ya??!!

Published in: on November 11, 2009 at 11:32 am  Comments (2)  
Tags: , , , , , ,

Wakil Menteri

sbyPresiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya menetapkan 5 wakil menteri. Kelima orang tersebut rencananya akan dilantik pada Rabu (11/11/2009).

Demikian disampaikan Mensesneg Sudi Silalahi di kantor presiden, Jakarta, Selasa (10/11/2009). Pada gelombang pertama akan dilantik 5 wakil menteri plus Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan. Sementara 6 lainnya akan ditentukan pada gelombang kedua.

Kelima wakil menteri tersebut adalah:

* Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi,(Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan)
* Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak,(Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum)
* Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono,(Deputi Menko Perekonomian bidang Infrastruktur dan Pengembangan wilayah)
* Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar,Dirut Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesi/LPEI dan Deputi Menko Perekonomian bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional)
* Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun (Direktur Pemberdayaan Pulau Kecil Departemen Kelautan dan Perikanan).

“Total keseluruhan ada 11 wakil menteri dan akan dilantik kemudian,” ujar Sudi.

Source : detik.com

Published in: on November 11, 2009 at 10:13 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

TPF 8 Mau Bubar ?

adnanTim 8 merasa dilecehkan karena nasihatnya agar Kapolri tak membebaskan Anggodo Widjojo tak dituruti. Tim 8 berpikir untuk mengundurkan diri.

“Iya tentu saja. Karena kita ini kerja percuma. Iya kan? Kita bisa lihat kalau ini kerja percuma. Kalau ini saja tidak bisa dilaksanakan, apalagi yang lebih besar. Itu yang kita rekomendasikan,” ujar Ketua Tim 8 Adnan Buyung Nasution ketika ditanya apakah merasa dilecehkan dengan pembebasan Anggodo ini.

Hal itu dikatakan Adnan Buyung usai acara pertemuan Tim 8 dengan pimpinan media massa di Hotel Nikko, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2009).

Apakan Tim 8 akan mundur?

“Ya itu kita pikirkan tentunya. Kalau nasihat kita tidak didengar, buat apa kita terus kerja. Kan percuma aja dong, ya nggak? Kita pertimbangkan, saya kecewa berat kalau dilepas,” tukas Buyung dengan nada tinggi.

Berarti kerja Tim 8 tidak didengarkan oleh jajaran pemerintahan SBY, beserta jajarannya, termasuk Kapolri dan Menkopolhukam?

“Berarti nasihat kita, pertimbangan kita tidak didengar sama sekali oleh Kapolri dan Menko Polhukam. Dan berarti sudah sampai ke tangan Presiden kan? Buat apa kita kerja terus? Itu akan jadi pertimbangan kita. Saya nggak mengatakan kita akan keluar segera, paling tidak kita katakan kita pertimbangkan,” cetus Abang, panggilan akrab Adnan Buyung.

Source : detik.com

Kepolisian udah benar-benar buta. Jangan-jangan Institusi Kepolisian memang terlibat didalam rekayasa itu. Tidak hanya Truno 3. 😦 Separah itukah lembaga hukum di negeri ini.

Published in: on November 4, 2009 at 11:58 pm  Comments (1)  
Tags: , , , , , ,