Sheila On 7 – Here I Am (Unreleased Material ALBUM 507)

Di hari seperti ini
Sheila harus berjuang lagi
Pertahankan harga diri

Dukungan datang dan pergi
Tapi Sheila coba berjanji
Memutarkan roda ini

Here I’am, Here I stay
Till we meet again someday

Here I’am, Here I stand
Till we meet again my friends

Cacian yang menyudutkan
Tapi Sheila coba bertahan
Hidup dengan semua ini

Dukungan datang dan pergi
Tapi Sheila coba berjanji
Memutarkan roda ini

Link : Youtube
Link : Mp3

Iklan
Published in: on Juli 19, 2010 at 3:41 pm  Comments (8)  
Tags: , , , , ,

D’masiv – Sudahi Perih Ini

d’Masiv merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang berdomisli di Jakarta. Anggotanya 5 orang yaitu Rian Ekky Pradipta (vokal), Dwiki Aditya Marsall (gitar), Nurul Damar Ramadhan (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass), dan Wahyu Piadji (drum). Nama d’Masiv belakangan disejajarkan dengan band-band “papan atas” Indonesia seperti Ungu, Nidji, atau Peterpan  karena popularitas lagu-lagu mereka.

d’Masiv pertama kali dibentuk pada 3 Maret 2003. Nama d’Masiv  sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris “massive” sebagai semacam pengharapan agar bisa meraih hasil sebaik mungkin di kancah musik nasional. Nama mereka mulai melambung setelah berhasil memenangkan kompetisi  musik A Mild Live Wanted pada tahun 2007. d’Masiv akhirnya merilis album pertama mereka berjudul “Perubahan” pada tahun 2008 dengan lagu “Cinta Ini Membunuhku” sebagai lagu andalannya. Lagu ini sangat populer sehingga semakin melambungkan nama mereka di kancah musik nasional. Di akhir tahun 2008, d’Masiv membuat wadah perkumpulan bagi para penggemarnya dengan nama Masiver.

Di tahun 2009, d’Masiv merilis mini album baru yang berisi 2 buah lagu berjudul “Mohon Ampun Aku” dan “Jangan Menyerah”. Menurut Rian, vokalis d’Masiv, proses pembuatan mini album ini sangat singkat dan dirilis untuk menyongsong bulan Ramadhan yang jatuh pada pertengahan bulan Agustus 2009.

Source : Wikipedia.org

Sudahi Perih Ini

Apa yang harus
Ku lakukan lagi bila kau tak setia
Karena aku hanya seorang manusia
Yang tak kau anggap

[*]
Aku tlah coba untuk memahamimu
Tapi kau tak peduli

[**]
Cukup sudah
Kau sakiti aku lagi
Serpihan perih ini
Akan ku bawa mati

Aku mencoba
Memberikan segala yang telah aku punya
Namun semuanya hanya sia-sia
Percuma

Back to [*][**]

Back to [**]

Sampai kapan
Bisa membuatmu mengerti
Membuat aku bermakna
Dihatimu dimatamu sayang

Source : infomusik-board.blogspot.com

Link : Facebook

Published in: on Mei 9, 2010 at 6:01 pm  Comments (4)  
Tags: , , , , , ,

Geisha – Takkan Pernah Ada

Geisha Band berdiri pada akhir Desember 2003. Band ini telah meraih beragam prestasi musik di kota asalnya Pekanbaru. Kesuksesan luar biasa dicapai band yang terdiri dari Momo[vocal],Roby[guitar]leader,Aan[drum], Amek[keyboard] dan Bernard[bass]ini, saat menjadi finalis A Mild Live Wanted 2007.

Awalnya band ini bernama Jingga. Personel Jingga waktu itu terdiri dari Febri[drum]leader,Momo[vocal],Roby[guitar],Aan[guitar], Amek[keyboard], dan Bernard[bass]. Hits lagu indie yang pernah mereka keluarkan diantaranya, Hey_ya(untuk selamanya), Sya La La, Cintaku Hilang. Lagu Untuk Selamanya adalah lagu yang telah dirilis ulang untuk kompilasi A Mild Live Wanted 2007 bersama dengan D’Masiv.

Lagu-lagu Geisha Band merupakan karya-karya musik yang mengisahkan sisi kehidupan yang banyak terjadi di sekitar kita. Geisha sendiri terjun dialiran art rock progressive, karena dalam penciptaan lagu, Geisha Band memadukan berbagai unsur-unsur yang berbeda, sehingga menjadi sebuah ciri khas dari Geisha dengan hentakan musik rock dan alunan beat yang cukup kencang.

Tahun 2009, Geisha akhirnya mendapat kontrak dengan Musica Studios untuk album perdana yang bertitelkan Anugerah Terindah. Mereka pun mengandalkan lagu yang berjudul “Jujurlah Padaku”.

Source : musikji.net

Takkan Pernah Ada

Dia memang hanya dia
Ku s’lalu memikirkannya
Tak pernah ada habisnya
Benar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Harta yang paling terindah
Di perjalanan hidupku
Sejak derap denyut nadiku
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya

Reff:
Ku ingin kau tahu isi hatiku
Kaulah yang terakhir dalam hidupku
Tak ada yang lain hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada

Benar dia, benar hanya dia
Ku s’lalu menginginkannya
Belaian dari tangannya
Mungkin hanya dia
Indahnya sangat berbeda
Ku haus merindukannya

Back to Reff

Ku ingin kau selalu di pikiranku
Kau yang selalu larut dalam darahku
Tak ada yang lain
Hanya kamu
Tak pernah ada
Takkan pernah ada

Source : lirikbaru.com

Link : Facebook

Published in: on Januari 27, 2010 at 8:54 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , , , ,

La Luna – Membekas di Hati

Semua berawal dari iseng akan kejenuhan bandnya sendiri di pertengahan album 1999. Ketika itu Boyan (drums,dulu Nasi putih1/2) dan Uti (gitar,dulu OOS), dua orang mahasiswa Arsitektur ITENAS Bandung membuat band iseng yang bawain lagu-lagu sendiri dengan konsep musik berbeda ama band mereka (yang pada waktu itu lagi vakum). Ter-influence oleh Cinnamon dan Blueboy, jadilah beberapa lagu yang so sweet dan easy listening. Ulah kedua orang ini rupanya menarik minat seorang Erwin (Nasi putih ½ juga) untuk ambil bagian isi instrument bass,yang kamarnya dipakai untuk bikin demo kecil-kecilan mereka . Tanpa bermaksud untuk bikin band serius,lagu-lagu dibuat berbahasa Inggris dan masih gak jelas bakal dinyanyiin siapa. Setelah diisi sementara oleh Erwin, barulah menyadari lagu-lagunya lebih pas dinyanyiin sama vokalis cewek.

Di tengah kebingungan, Boyan pun teringat pada rekannya di masa sekolah dulu yaitu Manik, hingga jatuhlah pilihan pada Manik (dulu Macadamia). Cewek ini adik kelas Boyan semasa SMA di SMA 1 Bandung.Keyakinan untuk mengajak Manik pun makin mantap setelah ketiganya mendengarkan suara Manik dialbum ke-2 Pure Saturday. Pada tanggal 2 Januari 2000 mereka memberikan demo yang telah dibikin mereka kepada Manik, ia pun menyambut tawaran ini dengan antusias. Pertemuan di bulan puasa itu , 2 Januari 2000, di anggap sebagai tanggal berdirinya LA LUNA.

Lagu demi lagu mulai dirampungkan. Tapi nama belum ditentukan!! Seorang teman (Ara,red) ngajuin 2 nama Perancis: Eclaire dan La Lune. Nama yang terakhir yang dianggap lebih mewakili konsep musik yang easy listening dan romantis. La Lune artinya adalah bulan, tanpa mengurangi arti dan biar lebih mudah dalam pengucapan mereka sepakat menjadikan LA LUNA sebagai nama Band. Pada tahun yang sama ( Tahun 2000-red) sekitar bulan Oktober LA LUNA di kontrak untuk 1 (satu) album oleh Benih Musik, dimana distributornya oleh Bulletin Musik.

Proses yang cukup cepat untuk sebuah band yang baru terbentuk. Prosesnya sendiri berawal dari demo yang telah dibikin LA LUNA, dititipkan kepada seorang teman, Eko ( eks manager Cherrybombshell-red) yang saat itu akan membawa demo beberapa band dari Bandung yang mencoba peruntungan di kancah permusikan Indonesia. Tanpa berharap banyak, tak lama setelah demo itu diterima, LA LUNA ditawari untuk merekam materinya dalam sebuah Album, yang kemudian menjadi album pertama LA LUNA dengan judul “Penggalan Kisah Lama”, yang menghadirkan single hits dengan judul yang sama.

Pada tahun 2001 LA LUNA mengakhiri kontraknya dengan Benih Musik, untuk terus eksis di permusikan Indonesia, akhirnya tahun 2002 LA LUNA menanda tangani kontrak dengan label barunya Indie Record/ New Metro dan mengeluarkan album kedua pada tahun yang sama dengan judul album “ Dua Musim “ dengan menghadirkan single hits “ Impian” . Tanpa bermaksud untuk berpindah- pindah label, karena LA LUNA di kontrak selalu untuk satu album, maka pada tahun 2003 LA LUNA kembali meluncurkan albumnya dengan judul “ Menanti pagi “ di bawah label Bulletin Musik, yang saat album pertama menjadi distributor. Dalam album ketiga “ Menanti pagi “ ini menghadirkan single pertama dengan judul “ Selepas kau pergi “. Album “ Menanti pagi “ ini adalah sebuah penantian LA LUNA akan harapan agar hari esok atau masa yang akan datang bisa lebih baik lagi dan mendapat pencerahan secerah pagi. Nah..setelah album “ Menanti pagi” yang menelorkan hits ‘Selepas kau pergi’ cukup sukses di pasaran, efeknya cukup membuat nama La Luna eksis kembali di percaturan musik Indonesia, untuk melengkapi pencerahannya album “Menanti pagi” ini La Luna kembali mengeluarkan album “Menanti pagi “ Re-package album, dengan tambahan 2 lagu baru.

Dan akhir tahun 2005 LA LUNA kembali merilis album yang ke-4 “Indah pada waktunya dengan hits single “Tiada yang abadi”.Sampai tahun 2006 ini LA LUNA masih bisa eksis walaupun awal tahun 2006 ini LA LUNA harus kehilangan Erwin (bass) dikarenakan di lebih memilih konsentrasi dengan keluarganya.Harapan La Luna akan tetap eksis di musik Indonesia yang semakin marak ini, dengan tetap menghadirkan karya – karya terbaik La Luna.

Source : lalunaband.com

La Luna – Membekas Di Hati

Perpisahan ini bukanlah pilihanku
Kau yang pergi meninggalkan aku

Pernah aku memuja dirimu
Mencintamu setulus hatiku

Kau yang slalu aku puja
Ternyata menduakan aku
Mengkhianati cintaku
Tak pernah ku membayangkan
Kau kan melukai hatiku
Hancurkan mimpiku tinggalkan aku

Mungkin aku bukanlah pilihanmu
Tak seperti yang kau mau

Kau yang slalu aku puja
Ternyata menduakan aku
Mengkhianati cintaku
Tak pernah ku membayangkan
Kau kan melukai hatiku
Hancurkan mimpiku tinggalkan aku

Sakit yang kurasa
Takkan mudah sirna
Membekas di hati ku terluka
Entah sampai kapan
Ku harus bertahan
Melawan sedihku sendiri

Source : lirikku.blogsome.com

Benar benar sedaaaaaaaaaaap nih lagu..
Download Video Klip nya disini

La Luna – Membekas Di Hati

Published in: on Desember 22, 2009 at 9:46 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , ,