Logo Visit Indonesia 2010

VisitIndonesiaLogo Visit Indonesia Year (VIY) yang berbentuk siluet burung garuda akan dipertahankan sebagai bentuk promosi atau branding pariwista Indonesia pada 2010.

“Branding Indonesia dengan logo VIY-nya akan dipertahankan meskipun tanpa ditulis angka tahun dan tanpa tagline,” kata Direktur Promosi Luar Negeri Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, I Gde Pitana, di Jakarta, Minggu (18/10).

Gde Pitana mengatakan, upaya itu dilakukan sebagai bentuk mempertahankan konsistensi dalam berpromosi pariwisata.

Pihaknya juga sudah melakukan sejumlah survei kepada para pemangku kepentingan bidang pariwisata yang hasilnya menunjukkan secara keseluruhan logo VIY direspon baik oleh pasar dan mudah diterima.

“Logo itu mempunyai beberapa kelebihan, di antaranya dari sisi artistik eye catching dan menarik,” katanya.

Selain itu, logo juga mengandung filosofi yang khas Indonesia, yakni Pancasila dari sisi bentuk dan warna. Menurut Pitana, soal warna logo VIY hampir mengakomodasi seluruh warna sehingga tidak menimbulkan kecurigaan pada warna berbau politis tertentu.

Dia berpendapat, hal terpenting logo dipertahankan adalah karena logo yang sama telah cukup dikenal di dunia pariwisata lokal maupun internasional.

“Ada banyak faktor yang kami pertahankan berdasarkan kajian-kajian yang benar-benar akademis,” katanya.

Apalagi, kata Pitana, hampir seluruh daerah yang mengelola destinasi pariwisatanya sudah mendukung dengan mencantumkan logo VIY dalam brosur dan bahan promosi pariwisata mereka. Jika logo mengalami perubuhan maka keseluruhan bahan promosi pariwisata harus kembali di-update.

“Semua daerah sudah mencetak bahan promosi yang mencantumkan logo VIY, jadi akan menghabiskan banyak energi kalau harus menyusun logo baru,” katanya.

Saat ini, pihaknya sama sekali tidak merencanakan untuk mengubah logo tersebut sampai beberapa waktu ke depan.

“Tidak ada rencana membuat baru dan sekarang sudah ada di Menko Kesra,” katanya.
Logo VIY berbentuk siluet burung garuda memuat lima garis yang berbeda warna melambangkan persembahan untuk lima pulau dengan ratusan suku.

Tipografi huruf yang ada di dalamnya diambil dan dicampur dari berbagai tulisan tradisional nusantara.

Logo itu dibuat pada akhir 2007 dan merupakan hasil seleksi dari 25 kreasi pilihan yang diajukan oleh 17 perusahaan.

Logo VIY pertama kali diluncurkan secara resmi pada 6 Januari 2008 bersamaan program VIY 2008 yang bertepatan dengan tahun peringatan satu abad kebangkitan bangsa.

Source : kompas.com

Coba bandingkan sama logo visit Malaysia ^^

malingsia

Bagusan yang mana ? 😀

Published in: on Oktober 18, 2009 at 12:04 pm  Comments (6)  
Tags: , , , , , ,

Konfrontasi Indonesia – Malaysia

Fenomena perseteruan Indonesia Malaysia rame bgt, media banyak memuat berita-berita atau opini tentang perseteruan ini.

Mulai dari situs anti malaysia, blog anti malaysia, bahkan merambah ke Facebook. Sebagai contoh www.malingsia.com , grup di Facebook dan banyak lagi blog-blog yang membahas masalah ini, mulai dari caci maki budaya, ekonomi , politik hingga Agama.

Hasil pencarian di Google dengan key anti malaysia bahkan mencapai 35.200.000 hasil pencarian.

Anti Malaysia

Lain lagi di grup Facebook dengan Title ANTI MALAYSIA (MALINGSIA) hingga sekarang berhasil mengumpulkan 342.219 anggota, dan kemungkinan besar jumlah anggota ini akan terus bertambah.

Anti Malaysia

Bahkan Saykoji, Rapper asal Indonesia, mengeluarkan Single terbarunya “Copy My Style (Again)” yang menyinggung masalah ini.

Siapa sebenarnya yg berada di belakang ini..?? Kita lihat saja. hehehe

Published in: on September 29, 2009 at 10:49 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,