Selamat Jalan Ustadz Siddiq

siddiq amienKetua Umum PP Persatuan Islam (Persis), KH Siddiq Amin meninggal dunia. Ia dijemput sang Khalik pada pukul 22.15 WIB, Sabtu malam.

Informasi dari situs resmi Persis, Minggu (1/11/2009), KH Siddq menghembuskan nafas terakhir setelah dirawat lebih kurang satu bulan di RS Al Islam Bandung.

“Beliau sempat menjalani operasi untuk mengeringkan darah yang pecah di otaknya. Namun, manusia memang hanya dapat berikhtiar, Allah juga-lah yang menentukan,” tulis admin situs tersebut.

Rencananya, jenazah KH Siddiq akan dimakamkan di Tasikmalaya, tempat kelahirannya. Tetapi jenazah sebelumnya akan disemayamkan dan disalatkan di Kantor Pusat PP Persatuan Islam di Jl Perintis Kemerdekaan, Bandung, hingga pukul 08.00 WIB, hari ini. Kemudian jenazah akan diberangkatkan menuju Pesantren Persis 67 Benda, Tasikmalaya.

Source : detik.com

Iklan
Published in: on November 1, 2009 at 10:58 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , ,

Ketika Cinta Bertasbih (KCB)

KCB

Sembilan tahun berpisah dengan ibu serta adik-adiknya membuat kepulangan Azzam dari Kairo memiliki sensasi yang luar biasa. Kerinduan yang meluber dari dadanya begitu menggelegak. Rindu kepada keluarga, rindu kepada negeri tercinta, rindu kepada senyum-senyum yang kerap semringah dari penduduk negerinya, meski dalam keadaan paling menderita sekalipun, membuatnya bergairah melangkahkan kaki di lantai bandara

Lulus S-1 dari sebuah perguruan tinggi yang memiliki pengaruh wibawa “kealiman”, tidak menyebabkan Azzam mendapat kemudahan dalam segala urusan. Dia bahkan gamang untuk mendapatkan pekerjaan yang pas. Belum lagi cibiran tetangga yang mengira bahwa lulusan Al-Azhar University otomatis menjadi kiyahi, atau ulama besar. Itu kenapa Bu’e Malikatun, sang ibu menjadi gelisah, bahkan menyuruh adik Azzam, Husna untuk mencarikan pekerjaan, apa saja yang penting asal kesannya bekerja, keluar dari rumah.

Dengan latar belakang pengalaman berwirausaha selama di Mesir, Azzam pun tidak patah semangat untuk membangun usahanya sendiri. Tetapi bagaimana dengan menikah, hal yang selalu disinggung oleh ibunya.

Wanita yang ia dambakan, Anna Althafunnisa telah dipinang sahabatnya sendiri. Sedangkan dengan Eliana yang jelas-jelas menaruh hati padanya belum bisa ia terima, karena ia masih mendambakan wanita muslimah. Azzam pun berusaha mencari tambatan hatinya, walaupun cukup banyak hambatan yang ia hadapi, yang kemudian membuatnya hampir putus asa.

Bagaimanakah kelanjutan perjalanan cinta dan hidup Azzam ?..

Lalu bagaimana nasib pernikahan Anna & Furqon, mengingat Furqon masih menyimpan rahasia besar dalam hidupnya ?..

Akankah Eliana tergerak hatinya untuk menjadi wanita muslimah seutuhnya dan mendapatkan cinta Azzam ?..

Saksikan kisah selanjutnya di bioskop-bioskop kesayangan anda 😛

Trailer : indowebster.com
Source : republika.co.id

Published in: on Oktober 6, 2009 at 5:23 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

Asal Usul Ahmadinejad

ahmadinejad

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ternyata keturunan Yahudi yang sudah masuk Islam. Nama keluarganya yang asli adalah Sabourjian, nama Yahudi yang artinya ‘Penenun Kain’.

Asal-usul itu terungkap dari foto hasil jepretan staf kepresidenan saat Ahmadinejad berpose mengangkat paspornya pada pemilu Maret lalu.

“Close up dari paspor itu mengungkap dia sebelumnya dikenal sebagai Sabourijan,” demikian dikutip detikcom dari The Daily Telegraph edisi Sabtu (3/10/2009).

Catatan singkat yang tertera pada paspor itu menunjukkan bahwa keluarga Sabourjian diduga mengubah namanya menjadi Ahmadinejad ketika mereka memeluk Islam setelah kelahiran Mahmoud, kini presiden.

Sabourjian secara tradisi adalah nama keluarga Yahudi dari sekitar Aradan, tempat kelahiran Mahmoud Ahmadinejad, sebelah tenggara ibukota Teheran. Nama ini berasal dari frasa “Penenun dari Sabour”, merujuk pada syal atau selendang Yahudi Tallit di Persia.

Nama Sabourjian juga terdapat dalam daftar nama yang dilestarikan, dikompilasi oleh Departemen Dalam Negeri Iran.

Seorang ahli mengenai Yahudi Iran mengatakan di London bahwa akhiran ‘jian’ pada nama itu secara khusus menunjukkan bahwa keluarga orangtua Mahmoud dahulu adalah Yahudi taat.

“Dia mengubah namanya atas alasan-alasan agama. Sabourjian adalah nama Yahudi yang terkenal di Iran,” ujar ahli, yang juga Yahudi kelahiran Iran dan menetap di London.

Jurubicara kedubes Israel Ron Gidor di London mengatakan bahwa hal itu tidak bisa dikaitkan dengan latarbelakang Ahmadinejad. “Itu bukan sesuatu yang perlu kita bicarakan,” ujar Gidor.

“Aspek latarbelakang Ahmadinejad ini menjelaskan banyak hal tentang dia. Setiap keluarga yang beralih ke keyakinan lain mengambil identitas baru dengan mengecam keyakinan lamanya,” kata Ali Nourizadeh dari Centre for Arab and Iranian Studies, merujuk sikap tegas Ahmadinejad terhadap Israel.

Sebelumnya harian Trouw di Belanda juga mengungkap eksistensi orang-orang Yahudi di negara-negara Timur Tengah. Mereka mendapat perlindungan berabad-abad, dengan puncaknya saat perburuan dan pengusiran Yahudi dari Spanyol.

Di Maroko bahkan orang-orang Yahudi menjadi penasehat kerajaan hingga sekarang dan warga Yahudi biasa hidup damai bertetangga dengan umat Islam. Keadaan menjadi serba salah dan meruncing mulai tahun 1948 setelah gerakan Zionisme memproklamirkan negara Israel di Palestina. Kaum Yahudi Ortodoks tidak mengakui negara Israel yang dicetuskan kaum Zionis ini.

Source : detik.com

Published in: on Oktober 4, 2009 at 7:49 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , ,