Wow, Kangen Band Bikin Film

Kangen Band

Tak cukup jadi musisi kini personel Kangen Band unjuk gigi menjadi bintang film. Sang vokalis, Andhika pun siap berperan jadi tukang cuci piring. Film itu akan bercerita tentang perjalanan hidup personel Kangen Band hingga jadi tenar. Rencananya film itu akan diberi judul ‘Minggu Pagi di Taman Victoria’. “Kami memang akan buat film tentang kami sendiri. Untuk syutingnya masih sedang jadwalkan,” kata Andhika, sang vokalis saat temui di acara jumpa fans Kangen Band di Hotel Grand Aloha, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (18/10/2009).

Dalam penggarapan filmnya nanti, band pelantun ‘Yolanda‘ itu akan blak-blakkan. Salah satunya soal pembajak yang menjadikan tembang-tembang Kangen Band laku keras. Bahkan diceritakan juga saat Andhika rela menjadi tukang cuci sebelum bandnya tenar. “Pokoknya, rekan-rekan saya terlibat semua dengan jadi dirinya sebelum terkenal,” jelas Andhika.

Untuk lokasi syuting, band pop melayu itu memilih kota Lampung dan Jakarta. Karena, kata Andhika, kedua kota itu sebagai saksi bisu perjalanan Kangen hingga sukses seperti saat ini. Kapan mulai syuting? “Pokoknya selesai promosi album ketiga, kami akan segera syuting kok,” pungkas Andhika.

Source : detik.com

Published in: on Oktober 18, 2009 at 2:50 pm  Comments (4)  
Tags: , ,

The Police

Film The PoliceFilm THE POLICE garapan Ki Kusumo ini menceritakan tentang penangkapan gembong narkoba terbesar di Jakarta. Sang produser ingin menampilkan film layar lebar dengan genre komedi dan dibuat agak berbeda dengan film komedi lainnya.

Berawal dari terciumnya gembong narkoba kelas kakap oleh pihak kepolisian membuat Roy (Fairly Wattimena) dan anak buahnya harus menghindari pihak kepolisian. aksi kejar-kejaran serta baku tembak pun berlangsung tegang dan diakhiri oleh aksi yang menggelikan.

Karena aksi mereka sudah diketahui pihak kepolisian maka sang bos besar Coki (Ferry Irawan) naik pitam. Padahal strategi mereka sudah diatur rapi.

Sosok Coki tidak pernah mau muncul di depan anak buahnya namun dirinya hanya berbicara di televisi yang direkam oleh Video. Kekesalan Coki pun memuncak ketika dirinya dan anak buahnya mengetahui kalau jaringan narkobanya mulai menunjukkan hambatan akibat ada mafia narkoba pendatang baru yang ingin menguasai wilayahnya.

Adalah Govinda Kumar (Ferry Fernandez), si pemain narkoba yang dimaksud. Sudah beberapa kali diperingatkan oleh Coki, namun Govinda masih saja membangkang hingga suatu saat mereka dihabisi oleh Coki.

Disisi lain Jono (Vino Bastian) seorang polisi muda punya ambisius untuk menangkap Gembong Narkoba yang sedang diburu oleh pihak kepolisian, namun di sisi lain Jono sangat ditentang oleh ayahnya H. Dulloh (H. Malih) karena sang ayah menginginkan Jono segera melepas masa lajangnya.

Film ini pun juga dibumbui aroma percintaan meskipun tidak diperlihatkan secara keseluruhan. Para tokoh hanya bersifat saling suka menyukai saja.

Saat Jono bersama sahabatnya Ucok, tanpa sengaja dia melihat seorang cewek cantik berparas cantik namun Jono malu untuk berkenalan.

Ucok, sang sahabat kesal melihat Jono yang malu untuk berkenalan, singkat cerita wanita yang belakangan bernaman Anita (VJ Mariska) ini adalah atasan Jono dan ucok

Tekad yang begitu tinggi membuat Jono tidak mau patah arang untuk menunjukkan kepada sang ayah serta bisa menangkap gembong narkoba tersebut sehingga pada akhirnya dirinya bersama sahabatnya ucok dan Albert pun dipanggil oleh Komisaris Besar, Komandan Surya (Ki Kusumo).

Sangat disayangkan ketika Film The Police ini dibuat hingga menghabiskan dana sekitar Rp8 miliar lebih. Selain itu produksi film ini juga mendatangkan sutradara ternama A Leung Wong dari Hongkong.

Film ini terlihat kurang maksimal apalagi tampak sekali efek buatan untuk memunculkan bunyi peluru. Tak hanya disitu saja, akting para polisi pun terlihat sangat kaku, sehingga terkesan apa adanya saja, serta kurang maksimal.

Memang ada beberapa adegan yang terlihat lucu namun kebanyakan komedi yang ditampilkan terkesan sangat memaksa. Tapi seperti apa kelanjutan Film The Police, apakah Jono dan yang lainnya bisa menangkap Gembong narkoba dan bisakah Jono mendapatkan hati Anita?

Produksi: Putra Kusuma Pictures
Produser Eksekutif: Ki Kusumo, Anggia Novita
Sutradara: A Leung Wong
Pemain: Vino G Bastian, VJ Mariska, Fery Irawan, H Malih, Ki Kusumo.

Source : okezone.com

Published in: on Oktober 10, 2009 at 7:42 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

Miyabi Peringkat 1 di Indonesia

MiyabiPamela Anderson

Indonesia menempati peringkat ketiga di dunia untuk pengakses situs pornografi. Bintang porno yang paling banyak dicari di negeri ini adalah Miyabi.

“Indonesia terus mengalami peningkatan sebagai pengakses situs porno internet. Berdasarkan internet pornography statistic, Indonesia menempati peringkat ketujuh dunia. Kondisi ini terus meningkat menjadi peringkat kelima pada 2007 dan menjadi yang ketiga pada 2009,” ujar surveyor internet Pery Umar Farouk.

Pery menyampaikan hal itu sebagai ahli dari pemerintah dalam sidang uji materi UU 44/2008 tentang Pornografi di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2009).

Pengakses terbanyak situs porno, imbuh Pery, adalah daerah yang merupakan konsentrasi mahasiswa.

“Seperti Yogyakarta, Semarang, Bandung, Jakarta. Untuk tokoh-tokoh yang banyak diakses, Miyabi menempati peringkat satu selama 5 tahun berturut-turut sejak 2004. Sedangkan figur kedua aktris Hollywood Pamela Anderson,” ungkap Pery.

Uji materi UU Pornografi ini diajukan oleh kumpulan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antara lain Gerakan Integrasi Nasional, Perserikatan Solidaritas Perempuan dan Majelis Adat Minahasa.  Mereka menilai Pasal 1 angka 1, Pasal 4 ayat 1, Pasal 10, Pasal 20, Pasal 23 bertentangan dengan UUD 1945.

Source : detik.com

Published in: on Oktober 8, 2009 at 9:43 am  Comments (16)  
Tags: , , ,

Ketika Cinta Bertasbih (KCB)

KCB

Sembilan tahun berpisah dengan ibu serta adik-adiknya membuat kepulangan Azzam dari Kairo memiliki sensasi yang luar biasa. Kerinduan yang meluber dari dadanya begitu menggelegak. Rindu kepada keluarga, rindu kepada negeri tercinta, rindu kepada senyum-senyum yang kerap semringah dari penduduk negerinya, meski dalam keadaan paling menderita sekalipun, membuatnya bergairah melangkahkan kaki di lantai bandara

Lulus S-1 dari sebuah perguruan tinggi yang memiliki pengaruh wibawa “kealiman”, tidak menyebabkan Azzam mendapat kemudahan dalam segala urusan. Dia bahkan gamang untuk mendapatkan pekerjaan yang pas. Belum lagi cibiran tetangga yang mengira bahwa lulusan Al-Azhar University otomatis menjadi kiyahi, atau ulama besar. Itu kenapa Bu’e Malikatun, sang ibu menjadi gelisah, bahkan menyuruh adik Azzam, Husna untuk mencarikan pekerjaan, apa saja yang penting asal kesannya bekerja, keluar dari rumah.

Dengan latar belakang pengalaman berwirausaha selama di Mesir, Azzam pun tidak patah semangat untuk membangun usahanya sendiri. Tetapi bagaimana dengan menikah, hal yang selalu disinggung oleh ibunya.

Wanita yang ia dambakan, Anna Althafunnisa telah dipinang sahabatnya sendiri. Sedangkan dengan Eliana yang jelas-jelas menaruh hati padanya belum bisa ia terima, karena ia masih mendambakan wanita muslimah. Azzam pun berusaha mencari tambatan hatinya, walaupun cukup banyak hambatan yang ia hadapi, yang kemudian membuatnya hampir putus asa.

Bagaimanakah kelanjutan perjalanan cinta dan hidup Azzam ?..

Lalu bagaimana nasib pernikahan Anna & Furqon, mengingat Furqon masih menyimpan rahasia besar dalam hidupnya ?..

Akankah Eliana tergerak hatinya untuk menjadi wanita muslimah seutuhnya dan mendapatkan cinta Azzam ?..

Saksikan kisah selanjutnya di bioskop-bioskop kesayangan anda 😛

Trailer : indowebster.com
Source : republika.co.id

Published in: on Oktober 6, 2009 at 5:23 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,