Halloween = Anti Kristen

HalloweenVatikan menyebut Halloween yang dirayakan tiap 31 Oktober malam sebagai bentuk kegiatan anti-kristen. Sebuah artikel di koran resmi Vatikan, L’Osservatore Romano mengatakan ‘Halloween bagian dari okultisme dan jelas anti-kristen’.

“Para orang tua harus menyadari ini dan lebih baik mengadakan pesta yang bermanfaat dan elok ketimbang teror, ketakutan dan kematian,” kata Bapak Canals, anggota komisi Spanyol bidang peribadatan dalam koran tersebut, seperti dikutip Telegraph.co.uk, Jumat (31/10/2009).

Gereja Katholik terus melawan popularitas Halloween dalam beberapa tahun belakangan ini. Tahun lalu, sebuah koran yang di bawah Keuskupan Italia, Avvenire, menyerukan boikot terhadap ‘Liburan Setan’.

Halloween disebut sebagai ‘perayaan horor berbahaya dan mengerikan’ yang dapat mendorong seseorang melakukan ‘kekejaman (setan) sektarian tanpa segan’.

Awal minggu ini Gereja Katholik di Spanyol juga mengecam perkembangan popularitas Halloween. Gereja menilai Halloween telah mengancam dan mengalihkan perayaan ‘Pesta Orang Kudus’.

Uskup Siguenza-Guadalajara, Jose Sanchez, mengatakan ada ketakutan Halloween dapat menggantikan kebiasaan ketaatan kepada orang kudus dengan berdoa untuk kematian.

Source : detik.com

Iklan
Published in: on Oktober 31, 2009 at 8:16 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , , , ,

Unand Tidak Masuk Ranking

Daftar Universitas Universitas T-O-P di seluruh dunia versi : THE – QS World University Rankings 2009. Universitas di Indonesia yang masuk Ranking cuma Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Sedangkan Universitas di luar jawa ga’ ada yang masuk satupun. Termasuk Universitas Andalas (Unand). 😀

Maju terus pendidikan Indonesia..!!!!

Source : kaskus.us
Original Site : www.topuniversities.com

Published in: on Oktober 12, 2009 at 1:46 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , ,

Evanescence

evanescenceEvanescence adalah sebuah grup rock dari Little Rock, Arkansas, Amerika Serikat. Evanescence didirikan oleh Amy Lee dan mantan gitaris Ben Moody. Mereka berdua berjumpa pada sebuah kamp anak muda di Arkansas, di mana Moody mendengar Lee bermain lagu I’d Do Anything for Love (But I Won’t Do That) karangan Meat Loaf pada sebuah piano.Kemudian pasangan ini menemukan bahwa mereka sama-sama tertarik terhadap Jimi Hendrix dan Björk. Kemudian mereka bersama-sama menulis lagu (yang pertama adalah “Solitude” oleh Amy Lee, diikuti dengan “Understanding” oleh Ben Moody, “Give Unto Me” oleh Amy Lee. Kemudian lagu keempat yang mereka tulis adalah “My Immortal”). Lagu-lagu ini lalu dirubah sedikit secara lirik dan musiknya oleh Ashley Hincher. Oleh karena itu nama keduanya ditemukan pada bagian credit.

Album perdana mereka, Origin (dirilis tahun 2000), kurang dikenal oleh masyarakat pecinta musik. Evanescence juga merilis dua EP, yang sekarang sangat dicari-cari para kolektor karena sangat langka: Evanescence EP (1998) di mana ada sekitar 100 eksemplar dan, Sound Asleep EP, yang juga dikenal sebagai Whisper EP (1999), dan terbatas pada 50 eksemplar.

Album utama pertama mereka “Fallen” sudah mendapatkan penghargaan 6x Platinum, dan berada selama 43 pada Billboard Top 10. Lalu lebih dari 12 juta eksemplar album ini laku terjual.

Single Evanescence utama yang pertama; “Bring Me to Life” merupakan sebuah dobrakan dunia bagi band ini dan mencapai urutan ke-5 pada Billboard Hot 100 di Amerika Serikat, sementara “My Immortal” yang sama-sama populer mencapai urutan ke-7 di AS. Lalu dimasukkannya lagu-lagu ini dalam soundtrack film Daredevil menolong mereka menjadi populer dan membuat posisi mereka di dunia musik menjadi kokoh.

Lalu single “Bring Me to Life” juga mendapatkan pengakuan untuk band ini pada Grammy Awards of 2004, di mana band ini diberi penghargaan Grammy Award for Best Hard Rock Performance. Pada waktu yang sama, Evanescence juga diberi penghargaan Grammy Award for Best New Artist. Dua single dari album Fallen yang dirilis termasuk “Going Under” dan “Everybody’s Fool”, yang juga dibuatkan video klip. Lalu lagu Breathe No More yang sebelumnya belum dirilis, termasuk pada soundtrack film Elektra yang dirilis tahun 2005.

Source : wikipedia.org

sweet sacrificeSalah satu judul lagu mereka adalah “Sweet Sacrifice“.

“It’s true, we’re all a little insane.
But it’s so clear,
Now that I’m unchained.

Fear is only in our minds,
Taking over all the time.
Fear is only in our minds but it’s taking over all the time.

You poor sweet innocent thing.
Dry your eyes and testify.
You know you live to break me. Don’t deny.
Sweet sacrifice.

One day I’m gonna forget your name,
And one sweet day, you’re gonna drown in my lost pain.

Fear is only in our minds,
Taking over all the time.
Fear is only in our minds but it’s taking over all the time.

You poor sweet innocent thing.
Dry your eyes and testify.
And oh you love to hate me don’t you, honey?
I’m your sacrifice.

(I dream in darkness
I sleep to die,
Erase the silence,
Erase my life,
Our burning ashes
Blacken the day,
A world of nothingness,
Blow me away.)

Do you wonder why you hate?
Are you still too weak to survive your mistakes?

You poor sweet innocent thing.
Dry your eyes and testify.
You know you live to break me.
Don’t deny.
Sweet sacrifice.”

Source : music.ningkelle.web.id

Mp3      : indowebster.com
Video   : megaupload.com
Link :

Published in: on Oktober 9, 2009 at 11:20 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , , , , , , ,

Indonesia Juara Dunia

Photo

Indonesia menjadi juara umum 25th FIAP Projected Images Biennial yang diadakan di Bandung, akhir Agustus lalu, serta meraih FIAP World Cup, mengungguli Italia yang telah berkali-kali menjadi juara FIAP Biennial. Ini adalah untuk pertama kalinya Indonesia dengan pelaksana Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia (FPSI) menjadi tuan rumah.

Lomba foto internasional dua tahunan ini diadakan oleh Federation Internationale de l’Art Photographique (FIAP), yaitu induk dari semua federasi fotografi amatir seluruh dunia, yang juga merupakan satu-satunya organisasi seni fotografi yang diakui oleh UNESCO.

Acara ini melombakan karya foto dalam bentuk film diapositif (slide). Saat ini, dengan kemajuan zaman lewat teknologi digital, lomba juga mengizinkan imaji yang diproyeksikan (projected images) untuk ikut berlomba. Peserta dapat mengirimkan karya dalam bentuk diapositif (analog) maupun CD (digital) dan dijuri bersama-sama.

FIAP Biennial di Bandung menjadi sangat bersejarah dalam dunia fotografi karena untuk pertama kalinya semua karya harus dilombakan dalam bentuk digital, yang menandakan berakhirnya era film analog yang tersisihkan oleh kemajuan teknologi digital.

Dalam lomba ini tercatat 340 karya foto berasal dari 17 negara yang masing-masing mengirimkan 20 karya yang telah diseleksi dalam Biennial nasional di negaranya. Dewan juri terdiri atas :
• Jacques Denis (Belgia)
• Vice President FIAP
• Tan Lip Seng (Singapura)
• Johnson Hon Yik Sin (Hongkong), serta
• Johnny Hendarta dan Budi Darmawan dari Indonesia.

Source : kaskus.us

Published in: on Oktober 5, 2009 at 6:51 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,