Kontroversi KIB II


endangPengumuman nama nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II yang dilakukan langsung oleh Presiden SBY banyak mengundang kritikan dari pengamat politik dan ekonomi. Namun mengenai pro kontra itu sudah di jawab oleh Presiden bahwa hal itu adalah wajar di negara demokrasi.

Salah satu menteri yang saat ini mendapat kritikan adalah Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih.

Menteri Kesehatan yang baru, Endang Rahayu Sedyaningsih, mengklarifikasi seputar tudingan bahwa dirinya membawa virus ke luar negeri. Menurut Endang, virus yang dia bawa adalah hasil penelitian. Dan setiap peneliti boleh membawa hasil penilitiannya.

“Saya tidak pernah menjual virus ke luar negeri. Itu adalah hasil penelitian. Setiap peneliti boleh membawa,” kata Endang saat ditemui di rumahnya di Jl Pendidikan Raya III, Blok J, Duren Sawit, Komplek IKIP, Jaktim, Kamis (22/10/2009).

“Memang membuktikan seseorang bersalah itu mudah. Tetapi membuktikan orang tidak bersalah itu sangat sulit. Ya kita lihat saja nanti,” lanjut Endang.

Endang mengatakan, hingga saat ini dia belum mendapat ucapan selamat dari Siti Fadilah. Mengenai pemutasian dirinya terkait kasus virus itu, Endang mengaku itu sebatas perintah atasan. Sebagai bawahan, dia hanya bisa pasrah ketika dipindahtugaskan.

“Kalau dipindahkan kan karena atasan. Ya harus legowo kalau dipindahtugaskan ke tempat lain,” ucapnya.

Mengenai kedekatannya dengan Namru 2, Endang mengatakan sebagai peneliti dirinya memang dekat dengan berbagai pihak, antara lain Namru, Belanda, dan Jepang. Dia menganggap hal itu tidak menjadi masalah.

Bahkan dia menyatakan akan melanjutkan kerja sama dengan Namru. “Semua hal yang baik akan kita lanjutkan. Kita akan melanjutkan kerja sama, tapi mungkin dalam bentuk penelitian yang lain,” kata Endang.

Source : detik.com

Pekerjaan Rumah (PR) buat SBY.

Iklan
Published in: on Oktober 22, 2009 at 10:30 am  Comments (2)  
Tags: , , , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://ningkelle.wordpress.com/2009/10/22/kontroversi-kib-ii/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 KomentarTinggalkan komentar

  1. Kalau bu menkes baru menganggap NAMRU bermanfaat, ya jelas, wong dia peneliti Depkes yang terlibat..

    Manfaat dan tidaknya kan harus dihitung secara cermat, menyeluruh..tidak hanya keterlibatan satu/dua orang di penelitian. Kalau secara nasional merugikan ya, di putus saja..

  2. […] Sumber : indowarta.com , ningkelle.wordpress.com […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: