Gerindra Tetap Oposisi

gerindraTerpilihnya Aburizal Bakrie (Ical) sebagai Ketua Umum Partai Golkar disinyalir akan meneguhkan keberlanjutan dukungan partai beringin terhadap pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Partai yang selama ini memilih jalan oposisi, PDIP tampaknya juga mulai ‘main mata’ dengan pemerintah. Bagaimana dengan Partai Gerindra?

“Dalam Rapimnas yang telah berlangsung beberapa waktu lalu, DPD-DPD minta supaya kita bersikap oposisi. Jadi kita tetap berada kritis memberikan masukan positif ke pemerintah,” kata Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi kepada detikcom, Sabtu (10/10/2009).

“Dengan mengkritisi pemerintah, kita juga berharap pemerintah ke depan bisa lebih maju,” kata dosen UGM ini menambahkan.

Jika pemerintahan mendatang tanpa dikontrol oleh oposisi, imbuh Suhardi, maka pemerintah akan semakin menancapkan kekuasaannya. Sehingga dikhawatirkan akan terjadi kesewenang-wenangan dalam mengatur bangsa lima tahun ke depan. “Kalau SBY terlalu kuat, maka yang terjadi adalah pemerintahan akan out of control,” ujarnya.

Suhardi berharap, meski posisi Golkar dan PDIP saat ini dekat dengan pemerintahan, namun tidak mengurangi ketajaman mereka dalam mengkritisi dan memberi masukan.

“Saya tetap berharap Golkar dan PDIP meskipun dekat dengan pemerintah jangan hilang ketajaman dalam memberi masukan ke pemerintah,” kata pria yang mengaku tidak makan gandum lebih dari 20 tahun tersebut.

“Yang jelas sampai hari ini sikap kita tidak berubah, tetap mengkritisi pemerintah,” pungkasnya.

Source : detik.com

Kita lihat aja seberapa kuat dan konsistennya Gerindra menjadi Oposisi, akan tetapi ini akan menjadi harapan kita semua.

#berita, #demokrasi, #indonesia, #opini, #partai, #politik, #publik